Ini Pengertian Hingga Cara Penanganannya, Alopecia, Gangguan Autoimun Yang Diderita Istri Will Smith

Pada Academy Awards ke-94 Minggu lalu (27 Maret 2022), penonton dihebohkan dengan insiden tamparan Will Smith vs Chris Rock.

Insiden itu terjadi karena sebuah lelucon yang diberikan Chris kepada istri Will Smith, Jada Pinkett Smith.

Mengutip vanityfair.com, candaan itu bermula dari apa yang dikatakan Chris kepada penonton yang hadir dalam acara yang dikenal dengan Oscar itu.

Chris kemudian mengomentari penampilan Jada yang dianggap mirip dengan prajurit Jane karena rambut istri Will Smith terlihat botak.

Kemudian, setelah Chris mengolok-olok Jada, Will Smith naik ke atas panggung dan langsung meninju wajah Chris.

Setelah itu, Will Smith kembali ke kamarnya dan memberitahu Chris untuk tidak membicarakan Jad.

Will Smith berkata, “Simpan nama istriku untuk dirimu sendiri.”

Terkait penampilan Jada yang tampak botak, terungkap bahwa aktris yang membintangi The Matrix Revolutions itu menderita penyakit yang disebut NDTV-adapted alopecia.

Dia baru saja menyebarkan penyakit itu pada tahun 2018.

Jadi apa itu alopecia areata dan bagaimana gejalanya?

identifikasi

Mengutip dari Healthline.com, alopecia areata atau alopecia areata merupakan kondisi yang menyebabkan rambut rontok dan terkadang tidak disadari oleh penderitanya.

Namun seiring berjalannya waktu, orang yang mengalami kehilangan juga mempelajarinya.

Kondisi ini memburuk ketika sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut sehingga menyebabkan rambut rontok.

Jika kondisinya semakin parah, maka kondisi tersebut akan mengalami kebotakan total, yang dikenal sebagai universal alopecia.

Bahkan dapat mencegah pertumbuhan rambut.

alasan

Alopecia adalah penyakit autoimun.

Kondisi ini diperparah ketika sistem kekebalan tubuh melakukan kesalahan terhadap sel-sel baik akibat zat asing.

Sistem imun biasanya merupakan bentuk pertahanan tubuh terhadap virus dan bakteri berbahaya.

Namun untuk penyebab pastinya, peneliti belum mengetahuinya.

Baca Juga  Jadi Pilihan Metode Sunat Terkini Tidak Ada Alat Yang Menempel

Namun, gejala umum yang dialami penderita dapat dilihat berdasarkan riwayat keluarga dengan penyakit autoimun seperti diabetes tipe 1 atau rheumatoid arthritis.

Selain itu, para peneliti juga percaya bahwa faktor lingkungan juga menciptakan kemungkinan mengembangkan alopecia.

tanda penyakit

Gejala utama kerontokan rambut adalah kerontokan rambut.

Kerontokan juga bisa terjadi pada bagian wajah seperti alis, bulu mata, janggut, dan bagian tubuh lainnya.

Setelah itu, kemungkinan mengetahui bahwa pasien lebih menderita adalah rambut rontok di atas bantal atau saat mandi.

Namun, rambut rontok tidak digunakan sebagai metode diagnostik untuk rambut rontok.

Selain itu, ada dua jenis alopecia, yaitu total alopecia, yaitu kerontokan rambut di kulit kepala.

Sedangkan tipe kedua disebut universal alopecia, ketika rambut bahkan rambut rontok di seluruh tubuh.

Metode pemrosesan

Masih belum ada obat untuk alopecia, tetapi ada banyak perawatan yang dapat Anda coba untuk mengurangi atau memperlambat kerontokan rambut dan mempercepat pertumbuhan rambut.

Berikut beberapa cara untuk menghadapinya:

Suntikan dengan steroid

Metode ini dapat digunakan untuk penderita alopecia ringan untuk meningkatkan pertumbuhan rambut.

Steroid disuntikkan ke area kulit yang terkena.

Metode ini harus diulang setiap satu atau dua bulan setelahnya.

Terapi cahaya atau terapi cahaya

Metode ini melibatkan pelepasan sinar ultraviolet yang disebut psoralen dengan obat-obatan oral.

terapi alami

Ada cara alami untuk mengurangi kerontokan rambut, yaitu:

1. Aromaterapi

2. Akupunktur

3. Micronilling

4. Makan Makanan Yang Mengandung Probiotik

5. Makan makanan atau minuman yang mengandung vitamin seperti zat besi dan biotin.

6. Mengkonsumsi Lidah Buaya

7. Menggunakan minyak teh, rosemary, lavender, peppermint, kelapa, jarak, zaitun dan jojoba.

8. Pijat kepala

Baca Juga  Punya Manfaat Maksimal Ketika Dikonsumsi Mentah Berikut Daftar Bahan Makanannya

9. Suplemen alami seperti ginseng, teh hijau, kembang sepatu dan saw palmetto.