Meta Rilis 8 Aplikasi Untuk Merek Dagang Terbarunya, Ekspansi Ke Industri Crypto

Rumor tentang masuknya Meta ke industri cryptocurrency adalah benar.

Hal ini diketahui setelah CEO Meta Platforms Inc. Mark Zuckerberg Resmi 8 Merek Cryptocurrency Terkait Blockchain Terbaru.

Kabar tersebut juga dibenarkan oleh pengacara merek dagang asal Amerika Serikat, Mike Kondodis. Melalui kicauan di akun Twitternya, Rabu (23/3/2022).

Mike menjelaskan bahwa Meta Platform telah menerapkan delapan merek dagang ke sejumlah aplikasi di ruang aset digital khususnya dalam mata uang kripto.

Delapan merek dagang tersebut diketahui telah diajukan Zuckerberg ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat, yang juga dikenal dengan USPTO, pada Jumat (18/3/2022).

Tidak hanya token kripto yang akan menjadi merek baru di platform Meta.

Mulai dari Decrypt, Zuckerberg juga akan menjalankan sejumlah aplikasi terkait blockchain, pertukaran mata uang virtual, dan dompet digital.

Penerbitan delapan merek blockchain cryptocurrency ini sejalan dengan niat Meta untuk berekspansi ke Metaverse.

Nantinya, salah satu aplikasi tersebut bisa digunakan oleh anak perusahaan Meta Instagram untuk mencetak baju avatar digital sebagai NFT.

Bahkan aplikasi baru dapat memungkinkan pengguna Instagram dan Facebook untuk menghasilkan token yang tidak dapat dipertukarkan dan melakukan transaksi jual beli NFT.

Meski kedelapan aplikasi tersebut belum resmi dirilis ke publik. Namun, dengan delapan aplikasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman baru dan berbeda bagi pengguna.

Baca Juga  Mencapai pertumbuhan yang sukses dalam manajemen kekayaan